Cara Merawat Gigi Tiruan Secara Khusus

Cara merawat gigi tiruan secara khusus yaitu

Perlu diketahui bahwa perawatan gigi tiruan berbeda-beda tergantung jenisnya, apakah bisa dilepas atau dipasang dengan cara tetap oleh dokter.

1. Gigi tiruan lepasan (Akrilik, Valplast, Kerangka Logam)

Jenis gigi tiruan ini membutuhkan perawatan harian yang teliti agar tidak menimbulkan bau mulut atau infeksi gusi:

– Bersihkan setelah makan: lepaskan gigi tiruan dan bilas dengan air mengalir untuk menghilangkan sisa makanan.

– Gunakan sikat gigi khusus: sikat seluruh permukaan gigi tiruan menggunakan sikat gigi berbulu lembut atau pembersih khusus untuk gigi tiruan. Jangan gunakan pasta gigi biasa karena bisa menggores permukaan. Gunakan sabun cair lembut atau pembersih khusus.

– Rendam semalaman: saat tidur, lepaskan gigi tiruan dan rendam di wadah yang berisi air bersih atau larutan pembersih khusus seperti polydent agar tetap lembap dan bersih.

– Perhatikan Valplast: untuk jenis fleksibel (Valplast), disarankan merendamnya dalam larutan khusus seperti val-clean selama 10 sampai 15 menit setiap hari agar tetap elastis.

2. Gigi tiruan permanen (bridge dan implant)

Karena tidak bisa dilepas, perawatannya mirip dengan gigi asli, tapi membutuhkan alat tambahan.

– Gunakan flossing khusus (super floss): pada bridge, sisa makanan sering terselip di bawah gigi tiruan (pontic). Gunakan super floss atau sikat interdental untuk membersihkan celah tersebut setiap hari.

– Sikat gigi rutin: tetap sikat  dua kali sehari dengan teknik yang benar agar plak tidak menumpuk di sekitar area implant atau penyangga bridge.

– Hindari makanan keras: jangan gunakan gigi tiruan permanen untuk menggigit makanan keras atau sangat lengket agar tidak merusak mahkota atau bahan porselennya.

3. Kebersihan rongga mulut

Meskipun menggunakan gigi tiruan, kesehatan mulut tetap penting. Setiap pasien harus menjaga dan melakukan hal berikut:

– Bersihkan gusi dan lidah: gunakan sikat gigi lembut atau kain lembab untuk membersihkan gusi, lidah, dan langit-langit mulut sebelum memasang kembali gigi tiruan lepasan.

– Lakukan kontrol rutin: datang ke dokter gigi setiap enam bulan sekali untuk memantau kondisi kelayakan gigi tiruan dan jaringan pendukungnya. Segera konsultasikan jika gigi tiruan terasa longgar atau melukai gusi.